DISPARBUDPORA, BENGKALIS – Sebagai upaya dalam menyamakan arah dan pencapaian pada aspek kepemudaan dan keolahragaan untuk .
Pengaruh Bahasa Melayu dan Tulisan Jawi dalam Perkembangan Awal Bahasa Indonesia
Sari Delfa Ihsanni, S.S.T
Reporter
Bahasa Indonesia yang kini menjadi bahasa resmi negara dan alat pemersatu bangsa memiliki akar yang sangat kuat dalam bahasa Melayu. Sebelum Sumpah Pemuda tahun 1928 yang menetapkan bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional, bahasa Melayu telah lama berfungsi sebagai lingua franca di kepulauan Nusantara. Bahasa ini digunakan secara luas dalam perdagangan, penyebaran agama, pendidikan, serta komunikasi antarkerajaan dan antarsuku.
Salah satu elemen penting dalam sejarah perkembangan bahasa Melayu adalah penggunaan tulisan Jawi, yaitu sistem tulisan Arab yang dimodifikasi untuk menuliskan bahasa Melayu. Tulisan Jawi mulai digunakan sejak abad ke-14 dan banyak ditemukan dalam manuskrip kuno seperti hikayat, surat kerajaan, serta kitab-kitab keagamaan. Tulisan ini bukan hanya berfungsi sebagai alat tulis, tetapi juga sebagai media penyebaran ilmu dan kebudayaan, khususnya ajaran Islam.
Pengaruh tulisan Jawi terhadap bahasa Indonesia terlihat dalam banyak aspek, terutama dalam perbendaharaan kata. Banyak istilah serapan dari Arab melalui bahasa Melayu klasik yang ditulis dalam Jawi kini menjadi bagian dari bahasa Indonesia. Selain itu, struktur kalimat dan gaya ungkap dalam teks-teks Melayu klasik memberikan model bagi bentuk bahasa Indonesia yang baku.
Dengan demikian, bahasa Melayu yang berperan sebagai dasar bahasa Indonesia tidak dapat dilepaskan dari tulisan Jawi yang mewadahinya. Keduanya merupakan warisan budaya dan linguistik yang membentuk identitas bahasa Indonesia modern. Memahami peran bahasa Melayu dan tulisan Jawi bukan hanya penting dari segi sejarah, tetapi juga dalam upaya pelestarian warisan intelektual bangsa yang telah membentuk fondasi komunikasi dan literasi di Nusantara.
Ditulis oleh : M. Syafrullah Azani (202401061)
Mahasiswa ISNJ Bengkalis, Jurusan Akuntansi Syariah
Berita Lainnya
DISPARBUDPORA, DURI - Memasuki hari ke- 2 pelatihan, 33 orang guru Ikatan Guru Olahraga Nasional (IGORNAS) Kabupaten B.
DISPARBUDPORA, BENGKALIS – Momentum malam Ta'aruf ini menjadi bagian dari bentuk penghormatan kami pemerintah daerah dan ma.
DISPARBUDPORA, BENGKALIS - Terkait dengan kinerja pegawai dan diterbitkannya Peraturan Menteri PANRB Nomor 6 Tahun 2022 tenta.
DISPARBUDPORA, BENGKALIS – Dalam rangka meningkatkan kebersiahan dan keamanan tempat wisata dan perkantoran yang ada di lin.










