Teks foto:

Sebanyak 36 Pelaku Usaha Kuliner Di Destinasi Wisata Pantai Indah Selatbaru Menerima Sertifikasi Halal

Syahrul Nizam, S.Pd. I
Syahrul Nizam, S.Pd. I

Reporter

DISPARBUDPORA, BANTAN – Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Bengkalis, Edi Sakura, menyerahkan sertifikasi halal kepada pelaku usaha kuliner di kawasan destinasi wisata Pantai Indah Selatbaru, Kecamatan Bantan, pada Selasa (5/5/2026). Bertempat di Pendopo Pantai Indah Selatbaru, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Daerah dalam meningkatkan kualitas dan daya saing sektor pariwisata berbasis halal di Kabupaten Bengkalis.

Kepala Bidang Pariwisata, Alwizar, dalam laporannya menyampaikan bahwa jumlah pelaku usaha yang menerima sertifikasi halal pada kegiatan tersebut sebanyak 36 (tiga puluh enam) pelaku usaha.

“Sebanyak 36 (tiga puluh enam) pelaku usaha kuliner di kawasan Pantai Indah Selatbaru telah menerima sertifikasi halal setelah melalui proses pendampingan dan verifikasi yang ketat,” ujarnya.

Kepala Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Riau, Masuri, dalam sambutannya mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Bengkalis dalam mendorong pelaku usaha untuk memiliki sertifikasi halal.

“Bengkalis dengan kondisi apapun, UMKM tetap berjalan dengan baik. Kami sangat mengapresiasi dan mendukung langkah ini karena sertifikasi halal tidak hanya meningkatkan kepercayaan konsumen, tetapi juga membuka peluang pasar yang lebih luas bagi pelaku usaha,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Disparbudpora Kabupaten Bengkalis, Edi Sakura, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam pengembangan pariwisata halal.

"Penyerahan Sertifikat Halal 36 (Tiga Puluh Enam) Pelaku Usaha Kuliner ini merupakan tindak lanjut dari kerjasama dengan Baznas Kabupaten Bengkalis. Kami ingin memastikan bahwa destinasi wisata di Bengkalis, khususnya Pantai Indah Selatbaru, mampu memberikan pelayanan terbaik, termasuk jaminan kehalalan produk kuliner bagi wisatawan,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa program ini akan terus berlanjut ke pelaku usaha lainnya.

“Ke depan, kami akan terus mendorong lebih banyak pelaku usaha untuk mendapatkan sertifikasi halal agar ekosistem pariwisata halal di Bengkalis semakin kuat,” tambahnya.

Selanjutnya Ketua Koordinator LP3H Mathla'ul Anwar Provinsi Riau, Sopiana Elharfani, turut menyampaikan apresiasinya terhadap kolaborasi yang terjalin dalam kegiatan ini.

“Bengkalis menjadi Kabupaten terbanyak kedua di Provinsi Riau setelah Pekanbaru dalam pengurusan sertifikat halal. Kami berkomitmen untuk terus mendampingi para pelaku usaha dalam proses sertifikasi halal agar mereka dapat memenuhi standar yang telah ditetapkan,” ujarnya.

Acara dilanjut dengan penyerahan sertifikasi halal yang dilakukan secara simbolis kepada para pelaku usaha kuliner yang telah melalui proses verifikasi dan pendampingan. Program ini bertujuan untuk memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan bagi wisatawan, khususnya dalam hal konsumsi makanan dan minuman di kawasan wisata.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ketua Kadin Kabupaten Bengkalis Muhammad Ridho Nosa, Perwakilan Baznas Kabupaten Bengkalis, Perwakilan DPMPTSP, Perwakilan Disdagperin, Camat Bantan Aulia Fikri, Kapolsek Bantan Iptu Muhammad Iskandar, Kepala UPT Pengelolaan Wisata Kecamatan Bantan Iwan Kurniawan, para pelaku usaha kuliner, serta tamu undangan lainnya.

 


Tim Redaksi

Muhammad Kazar, A.Md
Muhammad Kazar, A.Md

Editor

Nurhidayat, SE
Nurhidayat, SE

Fotografer

Berita Lainnya