BENGKALIS - DISPARBUDPORA, Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Bengkalis menggel.
Sebanyak 20 Finalis Bujang dan Dara Bengkalis 2026 Ikuti Penilaian Presentasi Advokasi
Syahrul Nizam, S.Pd. I
Reporter

DISPARBUDPORA, BENGKALIS - Sebanyak 20 finalis Pemilihan Bujang dan Dara Kabupaten Bengkalis Tahun 2026 mengikuti tahapan Penilaian Presentasi Advokasi yang diselenggarakan oleh Ikatan Bujang dan Dara Kabupaten Bengkalis di Aula Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Bengkalis, Senin (27/7/2026).
Ke-20 finalis tersebut terdiri dari 10 finalis Bujang dan 10 finalis Dara yang menampilkan kemampuan dalam menyampaikan gagasan advokasi sebagai salah satu indikator penilaian untuk menentukan Bujang dan Dara Bengkalis 2026.

Pada kesempatan tersebut, masing-masing finalis mempresentasikan beragam ide advokasi yang mengangkat isu-isu strategis dan relevan dengan kondisi Kabupaten Bengkalis. Berbagai tema disampaikan, mulai dari pengembangan sektor pariwisata, pelestarian budaya Melayu, pemberdayaan generasi muda, penguatan ekonomi kreatif, hingga kepedulian terhadap lingkungan dan isu-isu sosial kemasyarakatan.
Presentasi para finalis dinilai oleh tim penilai yang terdiri dari Sekretaris Disparbudpora Kabupaten Bengkalis Reza Noverindra, Bujang Bengkalis 2025 M. Wira Dana Putra, dan Dara Bengkalis 2025 Diajeng Arta Anenda.

Adapun aspek yang menjadi penilaian meliputi substansi materi advokasi, kemampuan komunikasi, penguasaan materi, penyampaian gagasan, inovasi program, serta kemampuan finalis dalam menjawab pertanyaan yang diajukan oleh tim penilai.
Sekretaris Disparbudpora, Reza Noverindra, mengatakan tahapan presentasi advokasi menjadi momentum bagi para finalis untuk menunjukkan kepedulian, wawasan serta kemampuan dalam menawarkan solusi terhadap berbagai isu yang berkembang di tengah masyarakat.

“Melalui presentasi advokasi ini kami ingin melihat sejauh mana para finalis mampu memahami potensi dan persoalan daerah, kemudian menghadirkan gagasan yang inovatif, realistis, dan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. Seorang Bujang dan Dara tidak hanya dituntut memiliki penampilan dan kemampuan berkomunikasi yang baik, tetapi juga harus memiliki kepedulian dan kontribusi nyata untuk kemajuan Kabupaten Bengkalis," ujar Reza.
Penilaian presentasi advokasi merupakan salah satu rangkaian seleksi Pemilihan Bujang dan Dara Kabupaten Bengkalis Tahun 2026 untuk menghasilkan figur generasi muda yang berkarakter, berwawasan, serta mampu menjadi duta promosi pariwisata, budaya, dan pembangunan daerah.



Berita Lainnya
Sektor pariwisata di Kabupaten Bengkalis kembali menggeliat. Salah satunya festival budaya Mandi Safar Rupat Utara. Antusiasm.
Masuknya Islam ke Nusantara membawa perubahan besar tidak hanya dalam aspek spiritual masyarakat, tetapi juga dalam ranah bah.
BENGKALIS - DISPARBUDPORA, Pemerintah Kabupaten Bengkalis kembali menggelar tradisi budaya tahunan Festival Lampu Colok.
PEKANBARU - DISPARBUDPORA, Dipertandingkan terakhir Regu Sepak takraw putra dan putri berhasil mendapatkan emas. Setelah Regu.



.jpg)









