Teks foto:

Disparbudpora Bengkalis dan KORMI Gelar Pelatihan Olahraga Tradisional, Lestarikan Warisan Budaya Melayu

Muhammad Kazar, A.Md
Muhammad Kazar, A.Md

Reporter

BENGKALIS — DISPARBUDPORA,  Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Bengkalis bersama Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Bengkalis melaksanakan kegiatan pelatihan olahraga tradisional sebagai upaya melestarikan permainan rakyat sekaligus mendorong budaya hidup sehat di kalangan generasi muda.

Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 24 guru olahraga tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP). Para peserta mendapatkan pelatihan mengenai tiga cabang olahraga tradisional, yakni Layang Wau, Galah Panjang, dan Kasti.

Dalam kegiatan tersebut, Ali Anas, S.Pd., selaku Ketua KORMI Kabupaten Bengkalis, turut menjadi pemateri. Ia memberikan pembekalan kepada para peserta terkait pengenalan, teknik, serta pengembangan olahraga tradisional agar dapat diperkenalkan dan diterapkan di lingkungan sekolah.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkenalkan kembali olahraga tradisional kepada para pendidik agar dapat dikembangkan melalui kegiatan olahraga di sekolah. Selain menjaga kebugaran, permainan tradisional juga memiliki nilai edukasi, sportivitas, kebersamaan, dan pelestarian budaya.

Dalam kesempatan tersebut Plt. Kadisparbudpora Ardiansyah, ST, MT yang di wakili oleh Kepala Bidang Olahraga Disparbudpora Kabupaten Bengkalis, Samsudin, menyampaikan bahwa olahraga tradisional tidak hanya memiliki nilai olahraga, tetapi juga mengandung nilai budaya dan pendidikan karakter.

“Melalui cabang Layang Wau, Galah Panjang, dan Kasti, mari kita jaga warisan budaya leluhur, pererat silaturahmi, serta bangun generasi yang sehat, aktif, dan bangga akan identitas Melayu,” ujar Samsudin.

Menurutnya, keterlibatan guru olahraga sangat penting dalam menjaga keberlanjutan olahraga tradisional. Guru diharapkan mampu menjadi penggerak dalam mengenalkan permainan tradisional kepada peserta didik, sehingga olahraga tersebut tetap hidup dan tidak tergerus oleh perkembangan zaman.

Sementara itu, kehadiran KORMI Kabupaten Bengkalis dalam kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam mendorong pengembangan olahraga masyarakat dan olahraga tradisional di Kabupaten Bengkalis. Kolaborasi antara Disparbudpora dan KORMI diharapkan dapat melahirkan lebih banyak kegiatan yang menghidupkan kembali permainan tradisional di tengah masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Disparbudpora dan KORMI Kabupaten Bengkalis berharap olahraga tradisional semakin berkembang di lingkungan sekolah maupun masyarakat. Selain menjadi aktivitas fisik yang menyenangkan, olahraga tradisional juga diharapkan menjadi media untuk memperkuat kecintaan generasi muda terhadap budaya dan kearifan lokal.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk bersama-sama menjaga warisan budaya leluhur, mempererat persaudaraan, serta menciptakan generasi Bengkalis yang sehat, aktif, sportif, dan bangga akan identitas budaya Melayu.

Hadir juga dalam kegiatan ini, Ali Anas, S,Pd ketua kormi kabupaten Bengkalis, Syaiful afuan, S.Pd ketua perkumpulan pelayang seluruh Indonesia kab bengkalis (Pelangi)

 


Tim Redaksi

Syahrul Nizam, S.Pd. I
Syahrul Nizam, S.Pd. I

Editor

Nurhidayat, SE
Nurhidayat, SE

Fotografer

Berita Lainnya

Berita Terbaru


Berita Terpopuler