DISPARBUDPORA, BUKITTINGGI - Andam Dewi Marching Band (ADMB) Bengkalis Borong Piala diajang Bukittinggi Open Marching Band C.
Sekretaris Dinas Parbudpora Bengkalis Sambut Kunjungan Perempuan LAMR Provinsi Riau di Cagar Budaya Huis van Bewaring
Muhammad Kazar, A.Md
Reporter
BENGKALIS – DISPARBUDPORA, Sekretaris Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga (Parbudpora) Kabupaten Bengkalis, Reza Noverindra, mewakili Kepala Dinas Parbudpora Kabupaten Bengkalis menerima kunjungan silaturahmi rombongan Perempuan Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Provinsi Riau di kawasan Cagar Budaya Penjara Belanda Huis van Bewaring, Sabtu (4/7/2026).

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Wisata Sejarah dan Pengenalan Budaya Melayu yang dilaksanakan Perempuan LAMR Provinsi Riau dengan mengusung tema "Menelusuri Jejak Sejarah, Menguatkan Jati Diri Melayu, Menginspirasi Perempuan Berbudaya." Sebanyak kurang lebih 50 peserta mengikuti kegiatan yang berlangsung selama dua hari, mulai 3 hingga 4 Juli 2026, dengan mengunjungi sejumlah situs sejarah dan destinasi budaya di Kabupaten Bengkalis.
Rombongan dipimpin langsung oleh Ketua Perempuan LAMR Provinsi Riau, Hj. Dinawati, bersama jajaran pengurus Perempuan LAMR Provinsi Riau. Kehadiran rombongan disambut hangat oleh jajaran Dinas Parbudpora Kabupaten Bengkalis sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pelestarian budaya Melayu serta memperkuat hubungan kelembagaan dengan Lembaga Adat Melayu Riau.
Reza Noverindra mengucapkan selamat datang kepada seluruh rombongan di Negeri Junjungan. Ia mengatakan bahwa Kabupaten Bengkalis memiliki kekayaan sejarah dan budaya Melayu yang hingga kini terus dijaga dan dilestarikan oleh pemerintah daerah bersama masyarakat.

Menurutnya, kegiatan wisata sejarah seperti ini sangat penting karena tidak hanya menjadi sarana rekreasi, tetapi juga menjadi media edukasi untuk memperkenalkan nilai-nilai sejarah, adat istiadat, dan identitas budaya Melayu kepada masyarakat, khususnya generasi muda.
"Kami mengucapkan selamat datang kepada seluruh rombongan Perempuan LAMR Provinsi Riau. Semoga kunjungan ini memberikan pengalaman yang berkesan sekaligus menjadi momentum mempererat silaturahmi dan kerja sama dalam menjaga serta melestarikan warisan budaya Melayu yang menjadi kebanggaan kita bersama," ujar Reza.
Ia menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Bengkalis terus berupaya mengembangkan sektor kebudayaan sebagai salah satu kekuatan daerah. Berbagai situs sejarah yang ada di Bengkalis tidak hanya dipertahankan keberadaannya sebagai cagar budaya, tetapi juga terus dipromosikan sebagai destinasi wisata edukasi yang mampu memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai perjalanan sejarah daerah.

Pada kesempatan tersebut, rombongan diajak menelusuri sejarah Huis van Bewaring, bangunan peninggalan kolonial Belanda yang dahulu difungsikan sebagai rumah tahanan. Bangunan yang kini telah ditetapkan sebagai cagar budaya tersebut menjadi salah satu saksi perjalanan sejarah Kabupaten Bengkalis sekaligus memiliki nilai penting dalam perkembangan pemerintahan dan kehidupan masyarakat pada masa lampau.
Selain mendengarkan pemaparan mengenai sejarah bangunan, para peserta juga berkesempatan melihat secara langsung berbagai bagian dari bangunan bersejarah tersebut, sehingga memperoleh gambaran nyata mengenai kondisi penjara pada masa kolonial Belanda. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan dan diskusi yang berlangsung selama kegiatan berlangsung.
Usai mengunjungi Huis van Bewaring, rombongan melanjutkan perjalanan ke sejumlah destinasi wisata sejarah dan budaya lainnya, di antaranya Kampung Zapin di Desa Meskom, Pantai Selat Baru, sentra Tenun Bukit Batu, Rumah Orang Kaya, serta rumah dan makam Laksamana Raja di Laut. Seluruh lokasi tersebut dipilih sebagai bagian dari upaya memperkenalkan kekayaan sejarah, seni, tradisi, dan budaya Melayu yang dimiliki Kabupaten Bengkalis kepada masyarakat Provinsi Riau.
Melalui kegiatan ini diharapkan semakin tumbuh rasa cinta terhadap sejarah dan budaya Melayu, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, Lembaga Adat Melayu Riau, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga, melestarikan, serta mempromosikan warisan budaya sebagai identitas daerah yang harus diwariskan kepada generasi penerus.
Turut mendampingi kegiatan tersebut Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bengkalis, Khairani, serta Jabatan Fungsional Kebudayaan, Yeni Baiti.



Berita Lainnya
DISPARBUDPORA, BENGKALIS - Untuk meningkatkan kapasitas dan keterampilan para pengelola Desa Wisata agar dapat memahami aspek.
BENGKALIS – DISPARBUDPORA, Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Bengkalis berkol.
DISPARBUDPORA, BENGKALIS - Pemerintah Kabupaten Bengkalis melalui Dinas Pariwisata Kebudayaan Kepemudaan dan Olahraga (Dispar.
BENGKALIS, DISPARBUDPORA - Dalam rangka memperingati Hari Jadi Bengkalis ke-510, Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemud.













