DISPARBUDPORA, MANDAU - Bupati Bengkalis Kasmarni mengungkapkan pagelaran Julang Bermasa tahun 2022 sebagai ajang untuk meles.
Bupati Bengkalis Kasmarni Resmi Tutup Bengkalis Durian Fest 2026, Dorong Pelestarian Durian Lokal dan Penguatan Pariwisata
Muhammad Kazar, A.Md
Reporter
BENGKALIS – DISPARBUDPORA, Bupati Bengkalis, Kasmarni, secara resmi menutup rangkaian Bengkalis Durian Fest 2026 pada Minggu, 5 Juli 2026, di Lapangan Tugu Bengkalis. Penutupan festival berlangsung meriah dengan dihadiri masyarakat, petani durian, pelaku UMKM, serta berbagai unsur pemerintah daerah.
Dalam sambutannya, Bupati Kasmarni menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan Bengkalis Durian Fest 2026. Menurutnya, festival ini diharapkan tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi mampu terus berkembang sebagai penggerak ekonomi kreatif dan sektor pariwisata di Kabupaten Bengkalis.

“Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti hanya sebagai kegiatan tahunan, tetapi terus berkembang setiap tahunnya menjadi pendorong ekonomi kreatif sekaligus memperkuat sektor pariwisata di Kabupaten Bengkalis,” ujar Kasmarni.
Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa Bengkalis Durian Fest bukan sekadar sebuah festival, melainkan gerakan bersama dalam mendukung dan mempromosikan produk lokal daerah.
“Bagi kami, kegiatan ini bukan hanya sebuah festival, tetapi merupakan gerakan bersama untuk mendorong produk lokal daerah. Durian Bengkalis merupakan salah satu warisan sejarah yang harus terus dijaga dan dilestarikan,” tambahnya.
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bengkalis, Ardiansyah, ST., MT., mengungkapkan bahwa Kabupaten Bengkalis memiliki pohon durian bersejarah yang hingga kini masih bertahan dan tetap produktif.

“Di Bengkalis terdapat pohon durian yang telah berusia sekitar 125 tahun dan hingga saat ini masih hidup serta tetap berbuah. Ini menjadi bukti bahwa Bengkalis memiliki kekayaan plasma nutfah yang sangat berharga,” jelasnya.
Ardiansyah berharap melalui penyelenggaraan Bengkalis Durian Fest, generasi muda semakin terdorong untuk menanam, merawat, dan melestarikan pohon durian sebagai bagian dari sejarah dan identitas daerah.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Kasmarni juga menyerahkan penghargaan kepada para petani yang selama ini berkomitmen menjaga dan merawat pohon-pohon durian tua yang menjadi aset bersejarah Kabupaten Bengkalis. Penghargaan diberikan kepada Susanto dari Desa Resam Lapis sebagai pemilik pohon durian berusia sekitar 125 tahun, Ahmad Hady dari Desa Bantan Tengah sebagai pemilik pohon durian berusia sekitar 100 tahun, serta Muhammad Ramdhoni dari Desa Ulu Pulau sebagai pemilik pohon durian berusia sekitar 70 tahun. Selain itu juga diumumkan pemenang lomba Mural yang bertemakan Durian. Yang di menangkan oleh Bayu Prabowo. 
Melalui Bengkalis Durian Fest 2026, Pemerintah Kabupaten Bengkalis berharap durian lokal tidak hanya dikenal sebagai komoditas unggulan, tetapi juga menjadi ikon daerah yang mampu meningkatkan kesejahteraan petani, memperkuat ekonomi masyarakat, sekaligus menjadi daya tarik wisata yang membanggakan Kabupaten Bengkalis.

Berita Lainnya
BENGKALIS - DISPARBUDPORA, Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Bengkalis, .
DISPARBUDPORA, BENGKALIS - Tindak lanjut dari Forum Group Discussion (FGD) penyusunan Peraturan Bupati Bengkalis tentang Desa.
DISPARBUDPORA, MANDAU - Kepala Dinas Pariwisata Kebudahaan Kepemudaan dan Olahraga (Kadisparbudpora) Edi Sakura melepas keber.
DISPARBUDPORA, BENGKALIS - Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Bengkalis melaksan.













