Teks foto:

Wisata Mangrove Ecopark Desa Penebal Siap Bersolek Lewat Dukungan Disparbudpora

Syahrul Nizam, S.Pd. I
Syahrul Nizam, S.Pd. I

Reporter

DISPARBUDPORA, BENGKALIS - Pemerintah Desa Penebal terus bergerak cepat dalam menggali dan mengembangkan potensi lokalnya. Guna menyulap kawasan mangrove menjadi destinasi wisata unggulan, Kepala Desa (Kades) Penebal, Bapak Muhammad Saimin, melakukan kunjungan dinas ke Kantor Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Bengkalis.

​Kedatangan Kepala Desa Penebal ini disambut hangat oleh jajaran Disparbudpora melalui Bidang Pariwisata pada Selasa, (09/6/2026). Pertemuan ini difokuskan untuk mendiskusikan peta jalan (road map) pengembangan ekowisata mangrove Ecopark yang ada di Desa Penebal, Kecamatan Bengkalis.

Kades Saimin menyampaikan bahwa Desa Penebal memiliki kekayaan alam berupa hutan mangrove yang masih sangat asri dan terjaga. Menurutnya, potensi besar ini membutuhkan sentuhan strategis serta legalitas yang kuat agar dapat dikelola secara profesional dan memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat setempat.

​"Kami sadar bahwa semangat masyarakat saja tidak cukup. Oleh karena itu, kami hadir di sini untuk meminta bimbingan, arahan teknis, sekaligus dukungan penuh dari Disparbudpora Bengkalis agar pengembangan wisata mangrove di desa kami berjalan terarah, sesuai regulasi, dan mampu menarik minat wisatawan," ujar Saimin.

​Merespons hal tersebut, Kepala Disparbudpora Kabupaten Bengkalis melalui Kepala Bidang Pariwisata, Alwizar, memberikan apresiasi yang tinggi atas inisiatif dan langkah proaktif yang diambil oleh Pemerintah Desa Penebal. Ia menegaskan bahwa pihak dinas siap berkomitmen untuk mengawal potensi besar tersebut.

​"Kami sangat menyambut baik dan mengapresiasi semangat serta komitmen dari Pemerintah Desa Penebal. Kawasan mangrove Penebal ini adalah aset berharga. Kami dari Bidang Pariwisata siap memberikan bimbingan teknis, mulai dari penataan konsep, Pendampingan Pembuatan Peraturan Desa tentang Desa Wisata, penguatan kapasitas Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), hingga membantu koordinasi terkait regulasi pengembangannya agar zonasi wisatanya tertata dengan baik dan berkelanjutan," ungkap Alwizar.

​Melalui sinergi ini, kawasan mangrove Desa Penebal diharapkan tidak hanya menjadi benteng alami pelindung pesisir, tetapi juga menjelma menjadi destinasi ekowisata edukatif yang mandiri dan mampu mendongkrak ekonomi masyarakat di Kecamatan Bengkalis, khususnya masyarakat Desa Penebal sendiri.

Turut hadir mendampingi dalam pertemuan, Penanggungjawab Sumber Daya Pariwisata dan Industri Pariwisata Sri Handayani dan Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif, Wahidun.


Tim Redaksi

Muhammad Kazar, A.Md
Muhammad Kazar, A.Md

Editor

Syahrul Nizam, S.Pd. I
Syahrul Nizam, S.Pd. I

Fotografer

Berita Lainnya