BENGKALIS - Forum Tempat Uji Kompetensi Untuk Indonesia (Fortukindo) bekerja sama dengan Lembaga Sertfikasi Profesi/Badan Nas.
Bengkalis Durian Fest 2026 Jadi Momentum Perkuat Ekonomi Lokal dan Branding Durian Negeri Junjungan
Muhammad Kazar, A.Md
Reporter
BENGKALIS – DISPARBUDPORA, Bengkalis Durian Fest 2026 bukan sekadar perayaan musim durian, tetapi menjadi momentum strategis untuk memperkuat ekonomi masyarakat sekaligus memperkenalkan durian lokal sebagai identitas unggulan Kabupaten Bengkalis.
Festival durian perdana yang digagas Sanggar Renjana bekerja sama dengan Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Bengkalis ini menjadi bukti nyata kolaborasi antara komunitas kreatif dan pemerintah daerah dalam mengangkat potensi lokal melalui sektor pariwisata berbasis budaya dan kuliner.

Melalui festival yang dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Bengkalis, Dr. H. Bagus Santoso, pemerintah daerah menunjukkan komitmennya dalam mendorong sektor pertanian, UMKM, pariwisata, hingga ekonomi kreatif agar tumbuh secara berkelanjutan.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa durian Bengkalis memiliki kualitas dan cita rasa yang mampu bersaing dengan daerah penghasil durian lainnya. Potensi tersebut harus dimanfaatkan secara maksimal agar tidak hanya dikenal sebagai komoditas musiman, tetapi berkembang menjadi ikon daerah yang memiliki nilai ekonomi tinggi.
Menurutnya, keberadaan Bengkalis Durian Fest menjadi wadah untuk mempertemukan petani, pelaku UMKM, pedagang, dan masyarakat dalam satu ekosistem yang saling menguatkan. Festival ini diharapkan mampu meningkatkan pendapatan masyarakat sekaligus memperluas promosi durian Bengkalis ke tingkat regional maupun nasional.

Selain menjadi ajang menikmati berbagai varietas durian unggulan, kegiatan ini juga membuka peluang lahirnya berbagai produk olahan berbahan dasar durian. Inovasi tersebut dinilai penting untuk memberikan nilai tambah bagi hasil perkebunan masyarakat sehingga tidak hanya bergantung pada penjualan buah segar.
Wakil Bupati juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga kualitas durian Bengkalis agar tetap menjadi kebanggaan daerah. Dengan kualitas yang terjaga, kepercayaan konsumen akan semakin meningkat sehingga mampu memperkuat posisi durian Bengkalis di pasar yang lebih luas.
Lebih jauh, penyelenggaraan Bengkalis Durian Fest diharapkan menjadi agenda tahunan yang mampu menarik kunjungan wisatawan. Kehadiran wisatawan tidak hanya berdampak pada peningkatan penjualan durian, tetapi juga menggerakkan sektor perhotelan, kuliner, transportasi, hingga usaha mikro yang menjadi penopang perekonomian masyarakat.

Kolaborasi antara Sanggar Renjana dan Disparbudpora Kabupaten Bengkalis diharapkan menjadi awal lahirnya berbagai event kreatif lainnya yang mengangkat kekayaan lokal. Dengan mengedepankan potensi unggulan daerah, festival seperti ini tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga sarana promosi yang efektif dalam memperkenalkan Bengkalis sebagai destinasi wisata berbasis budaya, kuliner, dan hasil perkebunan.

Pemerintah Kabupaten Bengkalis optimistis, melalui sinergi antara pemerintah, komunitas, pelaku usaha, dan masyarakat, durian lokal akan semakin dikenal sebagai salah satu produk unggulan Negeri Junjungan yang mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
Dengan semangat kebersamaan tersebut, Bengkalis Durian Fest 2026 diharapkan menjadi langkah awal memperkuat branding Kabupaten Bengkalis sebagai salah satu destinasi wisata durian terbaik di Provinsi Riau sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat melalui potensi lokal yang dimiliki.
Berita Lainnya
DISPARBUDPORA, JAKARTA - Dalam upaya mempercepat penyusunan Disain Olahraga Daerah (DOD), Dinas Pariwisata Kebudayaan Kepemud.
DISPARBUDPORA, RUPAT UTARA - Memasuki hari kedua pelatihan pengelolaan homestay, peserta dibekali materi Hukum Pidana dan San.
BENGKALIS – DISPARBUDPORA, Dalam upaya melestarikan seni budaya Melayu sekaligus memberikan ruang kreativitas bagi para pel.
BENGKALIS – DISPARBUDPORA, berlangsung meriah dan penuh khidmat di Astaka Utama, Lapangan Pasir Andam Dewi, Kabupaten Bengk.













